Posted by: holmes1412 | July 24, 2008

Seputar Instalasi Printer Canon Pixma iP1200 di Ubuntu Hardy (I)

Bermula dari migrasi besar-besaran dari Windxxwstm ke Ubuntu sekitar dua bulan lalu. Ubah sana-sini, otak-atik ini itu. Install macem-macem, dicoba satu-satu. Well, sukses dengan instalasi Ubuntu Hardy di kompi saya, akhirnya waktunya bekerja…..

Loh, lha kok…. gimana ngeprintnya ya??? Selidik punya selidik,…. mengecewakan,…. ternyata printer saya (canon pixma ip1200) tidak ada driver yang diperuntukkan buat Linux. Di Gutenprint yang default Ubuntu Hardy, cuman ada driver buat ip1000 dan ip2000, ip-ip yang lain diantara dua ip itu (termasuk ip1600, ip1700 dan ip1200) tidak di’support’. Well jadilah…. alamat akan melototin kompi selama berjam-jam.

Browsing dan googling….apapun namanya…. sampai ketemu berbagai informasi cara instalasi Canon ip1200 di Ubuntu. Well, ternyata ada yang berbaik hati mau membuat drivernya di Jepang sono. Instalasinya bisa dilihat disini;

http://arzanulhaq.blogspot.com/2007/06/how-to-setup-canon-pixma-ip1600-and.html

(buat Pak Arzan, terimakasih informasinya. Sangat berguna).

Beres? Belum…

Sampai disini, instal bjfilter; libcnbj; libcupsys2-gnutls10 dan pstocanonbj berjalan lancar. Kemudian test page, lancar. Masalahnya timbul ketika mau ngeprint lewat OpenOffice.org. Job monitornya di http://localhost:631/ bilang bahwa ‘job complete’, tapi printernya diam saja, tidak mau ngeprint. Waah bingung. Lalu coba buka file dengan ekstensi pdf, ternyata ga bisa juga, kasusnya sama. Terus coba print halaman html, ga bisa juga…. Trus ada yang bilang pake Turboprint (software-nya bayar),saya install edisi trial-nya, sama, ‘no effect’.

Kira kira ada sekitar dua minggu kali ya, untuk benerin ini…. selidik-punya selidik….akhirnya masalah satu per satu terpecahkan.

Masalah pertama, file ekstensi pdf. Default Ubuntu, PDF viewer-nya adalah ‘evince’, yang ini memang tidak support untuk ngeprint terutama buat canon ip1200. Solusinya: install KPDF viewer (berbasis KDE). Installnya bisa lewat ‘Application >> add and remove’. Jadi kalau mau ngeprint file pdf, dibuka dulu di KPDF.

Masalah kedua, terkait OpenOffice.org. Saya install java environment runtime 6 lewat synaptic package manager. Saya tidak tahu logikanya seperti apa, tiba-tiba saja saya bisa ngeprint file di OpenOffice Writer. Saya penasaran dengan OpenOffice spreadsheet dan presentation. Jreng… ha ha ha… ternyata ga bisa ngeprint. Aneh kan???

Trus, ada dugaan, kayaknya OpenOffice-nya yang jadi tersangka. Saya buka ‘help file’-nya OpenOffice, nyari tentang ‘printing’, ketemu penjelasan panjang lebar.

Printer Drivers in the OpenOffice.org Software

When installing a non-PostScript printer, you must set your system so that PostScript can be converted into the language of the printer. We recommend using current PostScript conversion software such as Ghostscript (http://www.cs.wisc.edu/~ghost/).

You should set up the Generic Printer in that case. Also make sure that the page margins are set correctly.

If you are using a printer using the PostScript technology, you should install a description file for the printer (PostScript Printer Definition – PPD) so that you can utilize the specific printer features like paper tray selection, duplex print function and all built-in fonts. You can also use the generic printer driver since it contains the most important data and is suitable for most printers. In that case, you will have to do without the paper tray selection and must correctly set the page margins.

Some PPD files are installed as default files. If there is no matching PPD file for your printer, you will find various PPD files at http://www.adobe.com/products/printerdrivers/. You can also ask the manufacturer of your printer for PPD files.

Importing Drivers When Creating a New Printer

  1. Click Import in the driver selection dialog.

  2. Click Browse to select the directory where you unpacked the PPD files.

  3. In the Selection of drivers list box, select the printer driver you want to install.

  4. Click OK.

Trus ada lagi:

Adding a Printer

  1. Change to the {install_path}/program directory.

  2. Enter: ./spadmin

  3. Click the New Printer button.

  4. Select the Create Printer option and click Next.

  5. Select the appropriate driver for your printer. If you are not using a PostScript printer or your model is not listed, use the Generic Printer driver or follow the steps below. You can also add new drivers using the Import button or delete unnecessary drivers using the Delete button. Click Next.

  6. Choose a command line that you can use to print on your printer (for example, lp -d my_queue). Click Next.

  7. Give the printer a name and determine whether it should become the default printer. Click Finish.

  8. To print a test page, click on Test Page. If the test page fails to print or is incorrectly printed, check all settings as described in Changing Printer Settings.

Naaahh kaann…. tambah bingung….

Saya coba buka ’spadmin’ (yang ini administrator buat printer). Cari aja di ‘file system’ dengan fasilitas ’search’. Setelah ketemu, klik dobel dan ‘run in terminal’. (filenya ada di /usr/lib/openoffice/program/spadmin.bin) Sayangnya pilihan ‘Create printer‘ tidak bisa diakses, yang ada hanya

connect a fax device

connect a PDF converter

Saya nyari informasi lagi, akhirnya ketemu disini: http://ubuntuforums.org/archive/index.php/t-329009.html

Saya temukan postingan disana (‘puneit’ pada tgl. 8 Januari 2007) dan saya ikuti sbb:

  1. Saya pilih “connect a fax device”.

  2. lalu pilih “A specific driver, to adapt the format to another printer”.

  3. Kemudian pilih ‘Generic printer’ dan klik ‘import’.

  4. Selanjutnya akan ditanya lokasi driver. Alternatif I: saya mencari di /usr/share/cups/model yaitu file dengan ekstensi PPD. Untuk Canon ip1200 menggunakan driver ip2200 (sesuai instruksi dari http://mambo.kuhp.kyoto-u.ac.jp/~takushi /); Alternatif II (jika alternatif I tidak berhasil–error printing): gunakan generic printer.

  5. next dan close.

Sampai disini, masalah kedua terpecahkan, setiap ngeprint dari OpenOffice, saya pake mode ‘fax printer’. Saya mengosongi nomor fax waktu setting printer, jadi ketika ngeprint cukup enter ‘OK’ ketika diminta memasukkan nomor fax.

Masalah ketiga, terkait ngeprint langsung dari web…… Maaf banget… yang ini saya belum tahu….. Biasanya sih di convert ke PDF dulu baru di print, tapi tentunya hasilnya tak sama :(


Responses

  1. printer saya canon pixma ip 1200, cartrid yang hitam tintanya tidak mau keluar. sudah tak bersihin juga tidak mau keluar. solusinya gimana bos?

  2. Sejauh yang saya tahu, tinta ga keluar ada banyaksebab sih, tintanya udah diisi? karena barangkali habis :) .
    atau busa di dalamnya sudah kering, atau kalaupun tidak, ada kekeringan di pintu keluar tinta. Kadang membersihkan cartridge aja tiak menyelesaikan masalah. Memakai sistem infus kadang juga menimbulkan masalah, karena kekentalan tinta yang kadang berbeda dengan tinta aslinya. Solusi: kayaknya coba di cek ke reparasi, atau ganti aja dengan yang baru :)

  3. (buat Pak Arzan, terimakasih informasinya. Sangat berguna).

    Sama-sama :D

    Met ber-Ubuntu ria

  4. salam,
    saya sudah coba pake teknik fax
    tapi ketika print dari openoffice malah keluar error printing
    gimana ya?

    sugi

    ================================================
    @sugi

    bisa lebih spesifik?
    apa yang telah anda lakukan (langkah2nya barangkali ?) dan pesan eror seperti apa yang muncul?
    regards.

  5. Sepertinya harus ada Java runtime environment

  6. Well, @sugi,
    saya mengalami kasus yang sama pada akhirnya.
    Alternatif yang saya gunakan adalah pada langkah nomor 4 (pemilihan driver), saya menggunakan driver generic. (Generic printer)
    Nantinya di properties printer akan terlihat driver sebagai SGENPRT

  7. bagi bagi info

    saya coba pake pake cara yang diposting di web ini nih..:
    http://palembang.linux.or.id/menginstal-driver-canon-pixma-ip1600-di-hardy-heron.xhtml/comment-page-1#comment-104

    dan ternyata berhasil buat ip1200…bisa langsung print baik spreadsheet,presentation apalagi office….

    • thanks buat infonya. segera dicoba :D

  8. [...] setelah mencoba instalasi printer Canon PIXMA IP1200  di Ubuntu dengan cara pada tulisan I disini, akhirnya menemukan cara yang –bagi saya–cukup simpel. Terutama karena alasan tidak [...]


Leave a response

Your response:

Categories